Spesifikasi Bahan

Kami membuat dan Mencetak produk rubberdengan berbagai Jenis ukuran dan bentuk sesuai dengan contoh barang dan bahan yang di inginkan pihak Pemakai sesuai fungsi kerja dari rubber  tersebut untuk di sesuaikan dengan material bahan rubber 
antara lain : NR, NBR, SBR,CB,SILICONE,EPDM,VITON,POlyurethane dll,,
 Daftar berikut bahan tidak dimaksudkan untuk menjadi komprehensif, melainkan untuk mewakili beberapa jenis yang lebih umum digunakan dalam produksi karet packing  / produk karet lainya  :
Karet nitril, atau Buna-N
Karet Nitrile, juga dikenal sebagai Buna-N, Perbunan, atau NBR, adalah kopolimer karet sintetis dari akrilonitril (ACN) dan butadiena. Perdagangan nama termasuk Nipol, Krynac dan Europrene.
Ketahanan NBR membuat bahan berguna untuk laboratorium sekali pakai, pembersihan, dan sarung tangan pemeriksaan. Nitrile karet lebih tahan dari karet alam untuk minyak dan asam, tapi memiliki kekuatan lebih rendah dan fleksibilitas. Nitrile sarung tangan yang tetap tiga kali lebih tahan tusukan dari sarung tangan karet alam.Nitrile karet umumnya tahan terhadap hidrokarbon alifatik. Nitrile, seperti karet alam, dapat diserang oleh ozon, hidrokarbon aromatik, keton, ester dan aldehida.

Ethylene Propylene (EPR)  
bekerja dengan baik dengan cairan hidrolik yang bersifat korosif dan berbahaya bila terkena kulit manusia. Karena resistensi yang tinggi terhadap cairan korosif, biasanya cocok untuk aplikasi yang mengalami beberapa jumlah kontak dengan jenis cairan.

Fluorocarbon( VITON )
sering dijual dengan nama dagang Viton, karet merupakan tujuan semua yang memiliki kisaran suhu lebih tinggi dari karet nitril. Hal ini dapat digunakan dalam aplikasi beragam seperti minyak, cairan dan gas, serta beberapa jenis asam.
Bekerja dalam Kisaran suhu: -20 ºC sampai +200 ºC
Ketahanan 20/40%
Fluorocarbon elastomer yang cocok untuk cairan hidrolik tahan api, minyak mineral, gemuk, asam organis, bahan kimia, dan sejumlah senyawa organik.

Neoprene
Neoprene atau polychloroprene adalah keluarga karet sintetis yang diproduksi oleh polimerisasi chloroprene Neoprene pada umumnya memiliki stabilitas kimia baik, dan memelihara fleksibilitas rentang temperatur yang luas.penggunaan neoprene Elastomeric Bearing Pads sangat dianjurkan sekali dalam penggunaan untuk berbagai macam konstruksi seperti sebagai bantalan Elastomer Jembatan,Pondasi dalam bangunan,Bantalan Karet Neoprene sudah umum penggunaanya karena kelebihan-kelebihannya,daya tahan yang bagus, detilnya yang sederhana dan pemeliharaan yang mudah.

Poliuretana ( P.U )
Senyawa polyurethane adalah bahan yang dapat diandalkan untuk produksi segel Rod, Wiper dan Selas Piston. Mereka membentuk persentase yang besar untuk penggunaan seal hidrolik, karakteristik khasnya adalah sebagai berikut:
Bekerja Rentang Suhu: -30 ºC untuk +80 ºC, Ketahanan: 60/80%
PU memiliki kekuatan, abrasi yang sangat baik, ketahanan air mata dan mempertahankan fleksibilitas yang sangat baik pada suhu rendah.Ketahanan yang baik untuk produk minyak bumi, hidrokarbon, ozon dan pelapukan.Tidak memuaskan untuk digunakan dengan larutan asam atau alkali, hidrokarbon terklorinasi, keton, air panas, Stema atau alkohol.Dengan meningkatnya suhu kompresi mengatur karakteristik cepat deterioterate. Materi ini, karena itu, adalah menarik untuk sifat mekanis ataupun suhu.Silikon 
psalah satu keunggulan dari karet silicon /  karet silikon adalah stabil pada rentang suhu yang Cukup lebar dari 100°C – 250°C. Performance karet silicon / karet silikon yang tahan lamamelebihi dari elastomer organic yang lain. Jika dibandingkan dengan karet alam, karet silicon mempunyai sifat tahan api yang lebih baik dan merupakan isolasi listrik yang sangat baik. Sifat-sifat seperti ketahanan volume, kekuatan dielektrik dan faktor kekuatan lain tidak terpengaruh oleh perubahan suhu. Sifat-sifat ini dikenal sebagai stabilitas thermal.Aplikasi produk karet silikon antara lain selang silicon (silicone tubes / silicon tubing);  silicon rubber cord; silicon extrusion untuk gasket dan seal (expansion seal, seal untuk jendela dan pintu, seal Oven); silicon  O Ring, silicon molding, dllTeflon (PTFE) 
dapat menahan panas yang sangat tinggi (sampai 500 derajat F) dengan tetap mempertahankan kekuatan dielektrik dan inertness kimia. Karena menolak semua air, digunakan dalam banyak aplikasi mana air dapat menjadi masalah.
Etilena propilena Monomer diena ( EPDM )
karet ini memiliki keunggulan  terhadap penuaan, pelapukan, ozon, oksigen, dan  bahan kimia.  Memiliki stabilitas sangat baik terhadap suhu tinggi dan rendah, tahan uap dan air Secara umum, EPDM memiliki dinamis dan sifat mekanik antara karet alam dan SBR.
Karet, pada dasarnya karet digolongkan menjadi dua, yaitu karet alam
 dan karet sintetik :

Karet Alam
Karet alam ialah jenis karet pertama yang ditemukan oleh manusia. setelah penemuan proses vulkanisasi yang membuat sifat karet menjadi tidak terpengaruh suhu, maka karet mulai degemari untuk digunakan, seperti sol sepatu, telapak ban, dll.
salah satu sifat karet alam yang sampai saat ini sulit disaingi oleh sintetik ialah kepegasan pantul yang baik sekali, sehingga heat build up yang dihasilkan juga rendah, dan sifat ini sangat diperlukan untuk barang jadi karet (vulkanisat) yang kerjanya mengalami hentakan berulang-ulang, contok aplikasinya ialah ban truk dan ban pesawat terbang.
Tetapi karet alam mempunyai kelemahan yang mengakibatkan mulai digemarinnya penggunaan keret sintetik, yaitu kurang tahan terhadap panas dan minyak.

Karet Sintetik
Dimulai dari berakhirnya perang dunia kedua, karet sintetis berkembang lebih pesat dengan lebih banyak jenis-jenisnya. saat ini telah ada belasan jenis karet sintetik dengan berbagai karakteristiknya, dan terus bertambah.
Sebelum perang dunia kedua, hanya karet alam yang tersedia. sehingga boleh dikata bahwa untuk keperluan teknik (engineering) tidak ada pilihan lain selain menggunakan karet alam. Sejalan dengan digunakannya karet alam untuk berbagai keperluan, maka mulai ditemukan kelemahan2 karet alam yang menyebabkan para ilmuwan berusaha keras untuk menciptakan jenis-jenis karet sintetik tertentu untuk menggantikan karet alam, antara lain

  • SBR dengan berbagai variasinya .
  •  IR dengan berbagai variasinya.
  • NBR dengan berbagai variasinya.
  • EPDM dengan berbagai variasinya.
  • Neoprene dengan berbagai variasinya.
  • Butyl dengan berbagai variasinya.
  • Hypalon dengan berbagai variasinya.
  • Silicone dengan berbagai variasinya.
  • Urethane dengan berbagai variasinya.
  • Fluorocarbon (viton) dengan berbagai variasinya, dan masih banyak jenis karet lainnya yang terus bermunculan.

Dengan berkembangnya kebutuhan disebabkan berkembangannya ilmu pegetahuan dan teknologi, terasa bahwa penggunaan karet-karet yang ada saat ini mempunyai keterbatasan tertentu, sehingga dapat diramalkan bahwa akan banyak jenis karet baru yang akan tersedia dimasa mendatang dengan berbagai keunggulannya masing-masing.

Setiap jenis karet mempunyai sifat yang kadang tidak ditemukan pada jenis karet yang lain, sehingga dapat dikatakan bahwa tidak ada jenis karet yang paling baik, semua tergantung penggunaannya.